All for Joomla The Word of Web Design

Liverpool mungkin 18 poin di belakang para pemimpin di Liga Premier

Fans tuan-rumah, walau, yakin itu dapat berperan untuk memberi team mereka keuntungan first-leg terpenting mendekati leg ke-2 di Etihad Fase enam hari lalu. Tentunya itu hidup saat dua club berjumpa empat tahun lantas saat kedua-duanya pergi untuk judul. Liverpool menang 3-2 untuk ambil dikit kelebihan di puncak. Akan tetapi, itu merupakan lingkungan yang saling bising serta intensif dua minggu lalu saat Liverpool ditaklukkan 2-0 di kandang oleh Chelsea dalam kompetisi yang pada akhirnya membuat mereka kehilangan titel. Lalu desakan nampaknya sampai ke team tuan-rumah, termasuk juga pemain senior – kapten sangat populer Steven Gerrard, yang menyelusup di build-up untuk gol pembuka Demba Ba. Ini tunjukkan situasi menggelegar bisa memengaruhi bahkan juga yang terunggul serta banyak bekas pemain Liverpool sudah memerintah pemirsa untuk membawa kebisingan untuk leg pertama untuk buang Kota dari langkah mereka.

Tetapi pemain City, termasuk juga Liverpool No 1 tujuan Raheem Sterling, sudah mengintimidasi beberapa tempat seperti Stadio San Paolo Napoli atau Manchester United Old Trafford telah musim ini serta pergi dengan kemenangan. Sterling – konsentrasi reguler untuk kemarahan beberapa simpatisan di beberapa tempat jauh di semua Inggris, tidak cuma Anfield – sudah tunjukkan musim ini, lebih dari yang lainnya, jika itu tidak mengganggunya. Dia mainkan peranan terpenting dalam perjalanan City yang nampaknya tidak terhindar menuju titel dengan satu pengecualian : Liverpool.

Pemain internasional Inggris berumur 23 tahun itu sudah kembali pada club awal mulanya dalam tiga peluang serta setiap saat itu jadi bencana. Kembalinya dia yang pertama sesudah transfer sejumlah 49 juta poundsterling dari Liverpool ke City hadir pada Maret 2016. Lalu, Manajer Kota Manuel Pellegrini bersikukuh pemain itu dapat ambil desakan sesudah fans Liverpool menuturkan ketidakbahagiaan mereka atas keluarnya. Sterling cuma bertahan 45 menit dengan tiap-tiap sentuhan sayap dicemooh serta Reds full-back Jon Flanagan memberikan beberapa simpatisan persis apakah yang mereka kehendaki dengan menangani menusuk awal yang dirayakan hampir sekitar tiap-tiap gol dalam kemenangan 3-0 mereka.

Sterling kembali sembilan bulan lalu, kesempatan ini dibawah Guardiola. ” Tetap susah saat banyak orang tidak ada disamping Anda, mereka bersiul, itu tidak ringan. Tapi itu merupakan sisi dari pertumbuhannya serta menjadi pemain yang sangat baik, ” kata pelatih Catalan sebelum kompetisi. ” Kami akan coba serta mengatasi situasinya. Tetapi jelas dia mesti konsentrasi pada apakah yang perlu dia kerjakan sendiri – itu hanya satu langkah dia dapat mengatasinya. ” Itu gagal. Sterling sekurang-kurangnya berjalan 90 menit, tapi ia serta City menyedihkan dalam kompetisi suram dimenangkan oleh sundulan awal Georginio Wijnaldum.

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password